Vimax Cerita Bokep Kisah Sex Cerita Ngentot Terbaru Cerita Dewasa Kisah Sex Kisah Hot Cerita Sex Kisah Bokep Kisah Sex Cerita bokep Kisah Hot Cerita Dewasa Kisah Sex Cerita Dewasa Kisah Seks Kisah Mesum Kisah Bokep  
cerita sex Kisah Sex Kisah Mesum Situs Poker
cerita sex Cerita Dewasa cerita hot

Cerita Sex Kamar Mandi Tempatku Melampiskan Birahi

Vimax Cerita Seks Kisah Bokep Cerita Ngentot

Kumpulan Cerita Sex Nyata, Cerita Dewasa Terbaik, Cerita Mesum Terhangat, Cerita Ngentot Terbaru, Cerita Seks 2016,cerita Bokep Hot, Kisah Panas terpopuler 2016.Pengalaman pertamaku ngesex waktu aku masih berumur 17 tahun.
Namaku Puput, tubuhku montok, ukuran dadaku kira2 36C. Tubuhku tinggi dan
berwarna cokelat. Kata cowokku sih aku cukup menggairahkan. Dan aku menyukai
pujiannya. Aku melakukan seks itu pertama kali dengan cowok keduaku yang
bernama Riyan. Aku baru berpacaran dengannya kira kira 3 bulan.
Sebelumnya kami baru sampai batas ciuman sambil raba-raba saja.
Dan itu kami lakukan ketika kami sedang dalam perjalanan tour ke Bandung dan
Jakarta dalam acara kampus kami. Kami melakukannya di bangku belakang bus saat
semua orang asik tidur. Terkadang kami asik berduaan diteras rumah kami. Kami
asik berciuman sambil saling memegang alat kelamin kami masing2. Tapi hanya
sebatas itu saja.

Akhirnya penglaman pertama ngesex itu terjadi. Setelah hampir 1 minggu kami
tidak bertemu, karena liburan akhirnya kami berjanji untuk makan siang bareng.
Kebetulan kami tinggal beda kota. Dia kembali ke kota Surabaya karena sebentar
lagi liburan kampus akan segera berakhir.
Kamipun bertemu
di sebuah restoran yang sudah kami tentukan. Kami sengaja memilih tempat duduk
yang agak dibelkang agar bisa melakukan aktivitas dengan bebas. Benar saja,
selagi menunggu makanan, dia mulai merangkul ku. Aku pura-pura tiduran di meja
supaya aku bisa menutupi tangannya yang mulai menggerayangi toketku. Rasanya
nikmat sekali. Dari bawah meja aku juga mulai meremas penisnya. Ternyata sudah
tegang lebih. Adegan itu tidak berlangsung lama karena pesenankami sudah datang.

Sesudah makan, dia mengagetkanku dengan ajakannya. Dia mengajakku main ke
tempat kost kakaknya. Kebetulan kakaknya itu mau pergi, jadi cowokku minta ijin
untuk mnggunakan kamar kostannya. Aku kegirangan mendengarnya. Karena berarti
kami bisa berciuman dan berpelukan secara bebas.
Tapi belum terpikirkan olehku untuk bercinta.

Sesampainya di kost kakaknya, kami ikut menemani kakak menonton sebentar.
Karena sepertinya dia baru akan pergi sekitar setengah jam lagi. aku sempat
kesal karena berarti aku dan cowokku belum bebas. Tapi memang namanya nafsu,
cowokku bisa saja memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.
Sewaktu kakak
asik menonton TV, kami yang duduk dibelakangnya (aku tiduran dipangkuan
cowokku) mulai asik bercumbu. Lagi lagi tangan cowokku meremas toketku. Aku
mulai terangsang yang amat sangat. Tanpa kuminta, tangan cowokku mulai merangsek
masuk ke dalam celanaku. Untung aku mengenakan celana pendek yang ga terlalu
ketat, sehingga tangannya dapat masuk ke selangkanganku dengan gampang.
Keyword 3

Kami asyik bercumbu sampai aku benar benar tidak bisa menahan birahi lagi.
akhirnya dengan alasan gerah, Dia mengajakku ke teras kamar kostnya. Kami duduk
di kursi yang tidak terlihat dari dalam kamar. Lalu kami mulai lagi berciuman
dan kali ini aku gantian meremas remas penisnya dengan penuh
nafsu. Cowokku juga ngobel memekku dengan penuh nafsu. Entah pikiran dari
mana datang ke dalam diri cowokku, lalu kami lanjutkan ke kamar mandi.

Apesnya, kamar mandi yang ada di kostan itu ternyata ada diluar kamar kakaknya.
Jadi besar kemungkinan bila kami di dalam, akan ketahuan penghuni yang lain.
Tapi sepertinya keadaan kostan hari itu sedang sepi sekali. Jadi kami bisa leluasa
menggunakannya.

Begitu di dalam kamar mandi, cowokku yang sduah sangat nafsu langsung membuka Jaketku
dan celana pendekku. Dia juga segera membuka kaosnya dan celana pendeknya.
Sekarang kami hanya mengenakan daleman. Aku masih menggunakan celana dalam dan
BH. Dia langsung mengulum ujung toketku dengan penuh nafsu. Di isapnya sampai
puas, Bahkan sampai berbekas. Aku mulai mengerang keenakan ketika dia menghisap
ujung toketku dengan keras. Sementara aku belum bisa melakukan apapun karena
merasakan kenikmatan yang luar biasa .

Cowokku memegang tanganku lalu menariknya hingga ke penisnya. Akupun
meremas-remasnya dengan penuh nafsu. Dia juga mengerang keenakan. Dan
erangannya mulai membuat nafsuku semakin menimeninggi. Dia mulai menciumi
bibirku dengan ganas. Jujur ini merupakan ciumanku yang terganas selama menjalin
hubungan dengannya. Dia juga memainkan lidahnya dengan liar ke dalam mulutku.
Kami asik berciuman sambil tanganku meremas-remas penisnya dan tangannya
meremas toketku dengan keras. Sambil sesekali memainkan putingku. Bibirnya mulai
menuruni leherku dan meninggalkan bekas cupang di leherku. Untungnya rambutku
sudah mulai panjang sehingga dapat kututupi bila keluar dari kamar mandi nanti.
Bibirnya mulai menyusuri toketku dan kembali mempermainkan puting susuku yang
sudah mulai mengeras. Sementara tanganku masih saja meremas remas penisnya.
Kami terus mengerang.
Saat itu kami
belum berani untuk melakukan oral seks, karena masih merasa jijik. Lagipula ini
terasa spontan. Aku terus meremas remas penisnya. Sesekali cowokku melepas
penisnya dari tanganku dan berusaha menusukkan ke dalam memekku yang becek.
Tapi susah karena posisiku yang berdiri bersandar pada tembok.

Dia hanya menggesek-gesekkan penisnya di sekitaran memek dan perutku. Sambil
aku terus mengocokknya. Dia kembali lagi menciumi toketku juga perutku sambil
memainkan jari jarinya di sekitaran memekku yang semakin basah. Kemudian aku
berinisiatif untuk menusukan penisnya ke dalam memekku.

Lalu aku menyuruhnya duduk di closet agar aku dapat berada ke pangkuannya.
Berhasil. Memekku sudah tepat berada tepat dibawah memekk, namun karena posisi
kami tidak nyaman. akhirnya aku naik ke pinggiran bak yang cukup besar. Dalam
posisi berdiri cowokku menusukkn penisnya ke memekku. Dia berusaha sekuat
mungkin. Dan aku mencoba untuk menahankesakitannku.

“Aaakkhhhh,.. “, desahku lirih. Aku merasakan sakit yang luar biasa karena ini
pertama kalinya aku ml.
Akhirnya, “blesssss…..”
penisnya masuk ke dalam memekku.
Cowokku mulai
bergerak maju mundur menusukkan penisnya agar keluar masuk memeku.
“Akhhhh…akhhhh…
terus, Yan.. akh..”,
Lama kelamaan
rasa sakit itu mulai berkurang berganti dengan kenikmatan. Desahanku semakin
kencang seiring semakin cepatnya dorongan penis cowokku.
“akhhhh,, mmmmm…
yessss.. enak banget..”, kata cowokku pelan.
Diciuminya
bibirku lagi, lalu dijilatnya daun telingaku. Begitulah caranya membuatku
semakin terangsang. Sepertinya memekku semakin basah. Diapun semakin mudah
mendorong penisnya.” Memek kamu keset banget sayang. Aku udsh mau keluar nih..”
Aku yang panik segera
mendorong tubuhnya yang memelukku. Aku kawatir dia mengeluarkan spermanya di
dalam memekku.
“ kenapa????”,Tanya
dia heran.
“ Udahan yah?
Aku takut ketahuan..”, saat itulah aku melihat bekas darah di penisnya.
Sepertinya
selaput daraku sudah robek. Aku sudah tidak virgin lagi karenanya. Aku sempat sedih tetapi
nikmat yang kurasakan justru membuatku kembali bernafsu. Aku memasukkan
penisnya lagi dan aku juga mencoba untuk menggoyang pinggulku. Kami sama-sama
melakukannya sampai akhirnya aku merasa mau pipis..
“Aaaaakh….Yannnn..”
Aku ga sempat ngeluarin
penisnya dari memekku. Rupanya aku orgasme dan sangat banyak. Aku merasa gemetaran
yang luar biasa dan ngilu di memekku. Tapi aku merasakan nikmatnya. Apalagi
cowokku tiba-tiba mendorong-dorong penisnya cepat dan kencang sehingga aku semakin
merintih.
” Akhhh..akhh..
mmm…aaaaakh…”
Cowokku
tiba-tiba menarik penisnya dan mengeluarkan spermanya di lantai. Keluar banyak
sekali. “ 
aaaaaaakhhhh……….” desah cowokku panjang. Dan diapun terduduk lemas di
lantai. Aku juga merasakan hal yang sama dengannya.
Cowokku
menciumku lalu menyuruhku untuk membersihkan diri, lalu berpakaian.
Setelah selesai, kami keluar dari kamar mandi lalu kembali  duduk di bangku teras tadi. Rupanya kakak
sedang menunggu diluar karena ingin menggunakan kamar mandi. Aku sempat takut perbuatan
kami akan ketahuan. Tapi cowokku mencoba menenangkannku.

Sembari kakak
mandi, kami kembali bercumbu di dalam kamar. Tapi tidak sampai melakukan
hubungan seks lagi.

Sayang sekali kami tidak sempat melanjutkan permainan kami di kamar, karena Ayah
mengirim sms untuk menyuruh aku segera pulang.
Sejak saat itu kapanpun ada kesempatan kami selalu melakukan hubungan seks,
bahkan sampai sekarang. Sudah setahun lebih kami melakukannya. Dan rasanya nikmat
sekali
Cerita Dewasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

..